PKS Wajo : Anggota Dewan Harus-nya Peduli

“Dari Debat Caleg Dapil Wajo I Tempe”

Wajo, MC – Calon legislatif (Caleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil I Tempe, H Muhaimin Ali menilai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota DPRD Wajo masih bisa ditambah, yakni,berperan sebagai fasilitator.

Fasilitator dalam hal ini, maksud Muhaimin, adalah bagaimana para anggota dewan bertindak sebagai fasilitator terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Anggota dewan jangan hanya menunggu, masyarakat kita butuh difasilitasi, jangan mau bergerak setelah di-datangi. Perlihatkan kepedulian, saya rasa itu yang perlu bagi anggota dewan saat ini,” ulas-nya.

Contoh, lanjut Muhaimin, saat kebakaran di pasar sentral Sengkang, hampir tak satupun anggota Dewan di Wajo yang memperlihatkan kepedulian-nya. Nanti mau bergerak setelah masyarakat mendatangi DPRD.

“Apakah ini yang diharapkan masyarakat, tentu tidak. Anggota dewan yang diharap adalah mereka yang mampu memfasilitasi masyarakat-nya,” terang Muhaimin.

Hal senada juga diungkap oleh salah seorang pedagang pasar sentral, H Amir. Dia melayangkan pertanyaan kepada para Caleg yang hadir tentang manfaat hadir-nya anggota dewan di DPRD Wajo.

“Kami hampir tidak merasakan manfaat dari para anggota DPRD, hal itu kami rasakan saat kebakaran pasar sentral Sengkang. Tak satupun anggota dewan yang turun memfasilitasi kami. Nanti mereka turun setelah kami melakukan aspirasi ke Gedung DPRD,” pungkas Amir.

Sebelum-nya, Taqwa Gaffar, Caleg incumbent Partai Hanura Dapil I Tempe mengungkap bahwa pada dasar-nya, para anggota Dewan dalam melaksanakan tugas harus sesuai dengan aturan yang ada.

Bahkan dalam menyelesaikan permasalahan, para anggota DPRD harus menunggu laporan sebagai landasan-nya.

“Laporan dalam bentuk aspirasi itu menjadi landasan bagi kami untuk menindak lanjuti permasalahan yang ada,” pungkas Taqwa. (aci)