Polisi dan Jaksa Diminta Tidak Selingkuh

“Terkait Dugaan Pelecehan Perempuan Bersuami Di Wajo”

Wajo, MC – Komintas penyeruput kopi mengecam keras tindakan asusila salah seorang Jaksa yang diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan bersuami di Wajo.

Mereka menilai, apa yang dilakukan oleh oknum jaksa dengan mengerayangi tubuh perempuan lain yang bukan muhrim-nya adalah contoh buruk aparat penegak hukum di Wajo.“Apapun alasan-nya, perbuatan jaksa itu tidak benar, apa yang dilakukan sama sekali menodai nama institusi yang diharap menjadi contoh bagi masyarakat,” ungkap M Najib dalam sebuah obrolan lepas di Warung kopi Jensud – Sengkang, 3/5.

Tidak itu saja, Najib mengutarakan bahwa, selain menodai institusi hukum Kejaksaan Negeri Sengkang, perbuatan Jaksa itu pula juga mengotori nama baik perempuan asal Wajo yang dikenal kental dengan adat dan etika-nya.

“Ini betul-betul pelecehan, tindakan-nya tidak saja berimbas pada korban-nya itu, namun, apa yang dilakukan oleh jaksa itu bisa saja merusak nama baik perempuan lain di Wajo,” tegas Najib.

Dari itu, lanjut-nya, kalau-pun dugaan tindakan pelecehan yang dilakukan oleh oknum jaksa tersebut benar, maka, di-minta penegak hukum dalam hal ini aparat Kepolisian dan Kejaksaan sendiri untuk kedepankan profesionalisme-nya.

“Jangan sampai, kasus ini selesai dibawah meja tanpa tindakan hukum yang pasti. Sudah jelas, laporan perempuan seperti di-media yang mengatakan dirinya dilecehkan dengan cara digerayangi tubuh-nya sudah salah, maka diharap hukuman yang diberikan kepada pelaku tersebut jangan mandek ditengah jalan. Aparat penegak hukum harus memperlihatkan profesionalisme-nya dalam hukum, termasuk itu kepada anggota-nya sendiri,” tutur Najib.

Hal yang sama juga dituturkan Ismail Ali, salah seorang akademisi dan praktisi hukum di Wajo. Menurut-nya, penanganan kasus terhadap oknum penegak hukum yang melakukan perbuatan tidak benar harus mendapat ganjaran yang sama dengan masyarakat lain-nya.

“Penegakan hukum harus mengedepankan keadilan, jadi, Polisi dan jaksa jangan coba-coba selingkuh dalam penanganan kasus ini,” tegas Ismail. (aci)