PWKTT Mentahkan Tuntutan Eks Pekerja di Langkenna

Wajo, MC – Aspirasi puluhan warga Langkenna Kecamatan Keera terkait pemberhentian kerja di Gedung DPRD Kabupaten Wajo, ditindak lanjuti.

Dalam rapat kerja dengan instansi terkait ketenaga kerjaan dalam hal ini Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsostransnaker) Wajo, Legislator Wajo berhasil mengungkap bahwa, pemberhentian yang dilakukan oleh pihak perusahaan (PT Slipon) berdasarkan pengikatan kerja waktu tidak tertentu atau lazim disingkat PKWTT (Perjanjian kerja waktu tidak tertentu).
Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Hj Husniaty HS menjelaskan bahwa pemberhentian kerja tersebut dilakukan oleh pihak perusahaan sudah sesuai dengan PKWTT. Dimana, dalam PWKTT tertuang masa kerja dari para pekerja ini.

“Ternyata memang, kontrak kerja telah selesai, bukan pemutusan kontrak atau dilakukan secara sepihak seperti yang disampaikan oleh para pekerja dalam aspirasinya. Pada kontrak kerja sudah tertuang masa kerjanya,” ungkap Husni, Rabu, 26/11.

Lebih lanjut Husni menjelaskan bahwa tuntutan aspirasi warga yang menilai perusahaan bertindak secara sepihak juga telah terjawab. Perusahaan tidak berkewajiban melakukan penyampaian karena sudah tertera dan PWKTT.

“Jadi, walaupun tanpa penyampaian, perusahaan bisa saja melakukan pemberhentian, karena hal itu sudah diatur jelas bahwa pekerja dikontrak dari tanggal sekian ke-tanggal sekian,” terang legislator Fraksi PDI-P DPRD Wajo ini.

(Penulis : Nur Asri, SH)