Randis Pemkab Wajo Digasak Maling

Wajo, MC – Kendaraan Dinas (Randis) Pemerintah Kabupaten Wajo yang sehari-harinya digunakan oleh Camat Sabbangparu, A Ismirar Sentosa, raib digasak maling.

Kendaraan plat merah dengan nomor polisi DD 77 Q ini hilang saat diparkir di depan rumah pribadinya, Jl Rejeki Sengkang, Kamis, 9/10 tadi malam.

Menurut Ismirar, raibnya kendaran dinas yang digunakannya itu tidak sama sekali diketahui, bahkan saat kejadian Ismirar mengaku tidak mendapat tanda-tanda bahwa mobil yang dikendarainya selama empat tahun lebih itu akan diberondong maling.

Mantan Sekretaris Kecamatan Tempe ini baru sadar bahwa mobil bermerk Suzuki APV warna hitam yang menemaninya melaksanakan tugas ini hilang setelah pagi hari.

“Saya sama sekali tidak menyangka bahwa mobil itu akan hilang, saya bahkan tidak mendapat sinyal mencurigakan baik saat diparkir ataupun saat kendaraan itu akan dibawa kabur. Nanti saya ketahui bahwa mobil itu hilang setelah pagi hari. Saya heran kenapa mobil ini bisa dicuri, padahal selama ini DD 77 Q selalu saya parkir ditempat itu dan tidak terjadi apa-apa, termasuk lecet sekalipun,” terang Ismirar, Jumat, 10/10.

Namun demikian, lanjut Mantan Sekretaris Camat Tempe ini, dirinya telah melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib dan menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian.

Ismirar juga telah menyampaikan kejadian itu kepada Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru sebagai bahan laporan bahwa kendaraan dinas yang dipercayakan kepadanya hilang digasak maling.

Kapolres Wajo AKBP Masrur yang dimintai keterangan tak menampik hal itu. Menurutnya, pihak Kepolisian Resort Wajo sementara masih melakukan proses lidik terkait kasus pencurian kendaraan roda empat yang terjadi belakangan ini, termasuk kasus hilangnya kendaraan dinas Camat Sabbangparu.

“Kami masih melakukan lidik, sama seperti kasus – kasus lainnya. Untuk menekan kejadian seperti ini, Polres Wajo akan melakukan patroli dan meningkatkan razia kendaraan lalu lintas agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan merugikan masyarakat,” pungkas Masrur singkat.

(Penulis : Nur Asri, SH)