Ranperda SPA Akan Segera Ditetapkan

Wajo, MC – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Perlindungan Anak (SPA) yang diusul pemerintah kabupaten Wajo ditingkat legislatif DPRD Wajo untuk ditetapkan menjadi sebuah Perda (Peraturan Daerah), dalam waktu dekat akan segera ditetapkan.

DPRD Wajo melalui panitia khusus yang dibentuk telah melakukan pembahasan, termasuk melakukan konsultasi ditingkat pusat, melakukan pertemuan dengan para stake holder dan beberapa mekanisme pembahasan lainnya.

Sejauh ini, Ranperda tersebut dibawa ke Bagian Hukum dan Perundang-undangan Pemkab Wajo untuk dilegalisir.

Ketua Pansus Ranperda SPA, Hj Husniaty HS mengungkap hal itu, Sabtu, 22/11 kemarin. Menurutnya, Ranperda yang diusul itu sedianya akan ditetapkan menjadi sebuah Perda.

Dia membeberkan permasalahan yang ditemukan dalam pembahasan itu telah dibenahi termasuk salah satunya adalah Perda yang dibuat harus mengacuh pada Undang-undang (UU) terbaru yakni UU no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Aturan itu (UU no 35 tahun 2014), kata Ketua PDI-P Wajo ini, merupakan revisi Undang-undang no 23 tahun 2002.

“Sebelumnya Ranperda yang dibuat ini mengacuh pada Undang-undang yang telah direvisi, sehingga untuk menyempurnakan isi Perda yang dibuat maka harus diganti dan mengacuh pada Undang-undang terbaru,” terang Husni.

Lebih lanjut Husni menjelaskan dalam pembahasan juga menitik beratkan pada kesiapan pemerintah kabupaten untuk menerapkan Perda ini, yang mana lahirnya Perda harus sejalan dengan kemampuan Pemkab menyediakan infrastruktur dan aparat yang terlibat dalam pelaksanaan Perda.

“Apakah pemkab telah menyiapkan rumah aman berikut personilnya?. Perda nantinya juga ditekankan untuk menyesuaikan dengan kondisi daerah kaitanyya dengan aspek yuridis, sosiologis, filosofi dan kearifan lokal masyarakat Wajo,” terang Husni.

Penulis : Nur Asri, SH