Sekolah Parlemen hanya Hamburkan Uang Negara

LOGO_PARTAI_NASDEMLogo Partai Nasdem

Jakarta, MC – Sekolah Parlemen yang digagas oleh Ketua DPR Ade Komarudin mendapatkan kritik dari anggota Komisi II DPR Luthfi A Mutty. Politisi dari NasDem tersebut menyatakan bahwa sekolah parlemen tidak tepat jika ditujukan untuk anggota DPR. Ketua DPR, menurutnya, tidak memahami fungsi dan wewenang yang melekat pada partai politik untuk mendidik para kadernya guna menjalankan tiga fungsinya, yakni legislasi, pengawasan, serta anggaran.

“Ini akan mengambil alih tugas parpol untuk mendidik para kadernya. Seharusnya parpollah yang mempersiapkan dengan baik orang-orang melalui pendidikan politik yang memang diwajibkan kepada parpol,” ungkapnya seperti dalam rilis yang diterima MEDIACELEBES, Selasa (30/08).

Sekolah parlemen juga menurutnya akan menyedot anggaran yang tidak sedikit. Hal ini akan memboroskan uang negara. Oleh karena itu gagasan tersebut tidaklah bijak.

Sebelumnya Ketua DPR Ade Komarudin melemparkan wacana akan membuat sekolah parlemen. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas anggota dewan dalam menjalankan tugas dan fungsinya seperti pembuatan undang-undang, penyusunan APBN dan fungsi pengawasan. Agenda tersebut menurut Akom akan diselenggarakan di Wisma Griya Sabha Cisarua, Puncak Bogor. (Red/MC)