Selain Pitumpanua, Warga Keera Juga Keluhkan Aliran Listrik

listrik-mati-pakai-lilin Ilustrasi (Foto : Int)

Wajo, MC – Kendala jaringan listrik tidak hanya dialami oleh masyarakat yang bertempat tinggal dipelosok desa Kecamatan Pitumpanua (Klik Disini). Namun rupanya, kendala keterbatasan jangkauan aliran listrik ini juga diteriakkan oleh warga yang bertempat tinggal di kecamatan Keera.

Seperti yang diungkap oleh Anggota DPRD Wajo, Hj Hasnawati HS kepada MEDIA CELEBES, Senin (8/2).

Ia membeberkan bahwa permasalahan listrik ini mengemuka dalam Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Keera yang dilaksanakan beberapa hari lalu dilokasi setempat.

“Tidak hanya di Pitumpanua, jangkauan aliran listrik juga dikeluhkan oleh masyarakat dari beberapa desa di Kecamatan Keera, itu dikemukakan langsung oleh warga dari beberapa desa dalam Musrenbang,” ujar Hasna melalui via ponselnya.

Legislator Partai Golkar Wajo ini menambahkan, selain keterbatasan jangkauan aliran listrik, kendala lain yang mengemuka adalah kurang lancarnya distribusi pupuk, bibit dan benih ikan tambak. Warga mengaku kesulitan memperoleh pupuk, bibit dan benih ketika diperlukan, persoalan ini sudah lama dirasakan oleh masyarakat dan belum temukan solusi.

“Parahnya lagi, ketika bahan pokok petani ini tersedia, bongkar muat sering dilakukan pada malam hari, sehingga konsumen dalam hal ini alami kendala. Harusnya ini menjadi perhatian, paling tidak ada regulasi yang mengatur tentang distribusi serta jadwal bongkar muat pupuk, bibit dan benih agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” terang Hasna mengutip hasil Musrenbang. (Sul)