Semangati Mahasiswa, Bupati Wajo Jadi Pemimpin Karena Ilmu Sosial – Politik

UNHAS 3 Dekan FISIP UNHAS, Prof A Alimuddin Unde didampingi Ketua Prodi FISIP UNHAS, A Syamsu Alam bersama Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru dalam seminar

Makassar, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru semangati mahasiswa untuk selalu merasa bangga karena mendapat kesempatan belajar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar.

Itu, kata Bupati, nantinya akan bermanfaat dan bisa menggiring mahasiswa menjadi seorang pemimpin, kelak nanti setelah sarjana.

“Jangan remehkan mahasiswa FISIP, mereka inilah calon-calon pemimpin masa depan,” kata Buhanuddin semangati ratusan mahasiswa yang hadir dalam seminar yang dilaksanakan di Aula Prof Syukur Abdullah FISIP UNHAS, Jumat, 4/3.

Dijelaskan, berbekal ilmu sosial dan ilmu politik yang diperoleh semasa kuliah, alumni ketika nanti meniti karir akan sangat membantu, utamanya mereka yang mendapat kesempatan menjadi seorang pemimpin.

“Coba lihat saya, berkat ilmu sosial dan ilmu politik yang saya terima di UNHAS inilah yang memudahkan saya menjalankan pemerintahan di Kabupaten Wajo selama dua periode. Saya bisa arahkan orang tekhnik untuk menggambar dan membangun jalan – jembatan, bisa gerakkan orang pertanian untuk kelola persawahan, bisa gerakkan dokter untuk melayani kesehatan dan masih banyak lainnya yang bisa diperbuat oleh lulusan FISIP. Jadi, adik-adik tidak perlu minder sebagai orang FISIP,” ulas Bupati semangati mahasiswa.

Lanjut dikisahkan bahwa dirinya mengenyam pendidikan di FISIP UNHAS dan berhasil menyelesaikan program studinya pada tahun 1988. Sejak itu pula, kata Burhanuddin, ilmu sosial dan ilmu politik diaplikasikannya dalam menjalankan tugas sebagai seorang birokrat.

“Dalam bekerja, ilmu sosial, ilmu politik, antropologi dan masih banyak lainnya sangat membantu kita dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Alhasil, setelah 39 tahun di birokrat, saya kemudian terpilih dan mendapat kepercayaan menjadi pemimpin di Wajo. Itu berkat ilmu yang saya peroleh dari UNHAS. Jadi, salah jika ada yang berpendapat bahwa ketika sudah terjun didunia kerja, ilmu yang diperoleh semasa kuliah tidak dipergunakan lagi, itu bagi saya adalah penafsiran keliru,” pungkas Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati penyandang Satya Lancana Karya Satya Kebaktian Sosial tingkat Nasional ini juga mengungkap bahwa selain pernah mengenyam ilmu sosial dan ilmu politik, dirinya juga pernah menjajaki ilmu Pertanian di UNHAS.

“Itu juga membantu saya sehingga bisa melaksanakan program pertanian di kabupaten Wajo hingga saat ini berhasil meningkat dan membawa kabupaten Wajo diurutan ketiga tingkat nasional dalam hal peningkatan produksi pertanian,” terang Bupati.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNHAS, Prof Dr, A Alimuddin Unde mengungkap bahwa Bupati Wajo (A Burhanuddin Unru, red) dipilih untuk membawakan materi dan membagikan pengalaman serta pemikiran cerdasnya kepada mahasiswa karena merupakan alumni FISIP yang berhasil meniti karir dalam pemerintahan.

Melalui seminar ini pula, Bupati Wajo diharap menjadi spirit dan motivasi bagi mahasiswa, untuk bisa melampaui keberhasilan yang diperoleh Bupati Wajo.

“Ini menjadi momentum bersejarah bagi FISIP UNHAS, karena dari sekian banyak alumni, Bupati Wajo adalah satu diantaranya yang berhasil meniti karir pemerintahan. Terlebih, saat ini memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), tentu kita tidak mau diintervensi oleh sarjana-sarjana dari luar negeri. Oleh alasan itu kami hadirkan Bupati Wajo untuk sharing ilmu dan pengalamannya selama memimpin, dengan harapan kedepan sarjana kita tidak kalah bersaing dengan sarjana dari luar negeri,” harap Prof Unde. (SIPD)