Sidehabi Launching Buku di Wajo

Wajo, MC – Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda membuka acara bedah dan launching buku hasil karya Marsyda (Purn) TNI M Basri Sidehabi, S.IP. MBA, anggota Komisi I DPR-RI di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin, 17/3 tadi.

Bedah dan launching paket buku yang berjudul “Dari kursi pesawat tempur ke kursi Senayan” dan “Hilangkan Dikotomi yang Diskriminatif” ini mendapat apresiasi Wakil Bupati.

“Saya apresiasi dengan diluncurkan-nya buku ini, tadi saya buka dan membaca sebahagian isi-nya, isi-nya kompleks dann penuh makna. Penulisan buku ini pula menjawab bahwa tidak ada yang tidak mungkin, semua bisa dilakukan, selama kita ingin berbuat,” ungkap Syahrir disela sambutan-nya.

Tidak hanya buku, Wabup kesempatan itu juga mengapresiasi Sidehabi karena ditengah kesibukan-nya masih sempat menulis dan melaunching buku yang berkaitan dengan problema nasional.

“Dari itu saya harap buku ini menjadi tauladan bagi kita, menjadi inovasi untuk terus bekerja dan berkarya demi bangsa dan negara ini. Buku ini cukup luar biasa, karena banyak makna yang bisa kita petik untuk menjadi pedoman kita kedepan” pungkas Syahrir.

Sementara itu, Basri Sidehabi mengurai kisah tentang penulisan buku yang bertajuk nasionalis ini. Dia mengungkap buku hasil karya-nya itu terilhami dari belum tercapai-nya pembentukan karakter secara nasional yang dicanangkan oleh Presiden pertama RI, Soekarno.

“Konsep itu-lah cikal bakal penulisan buku ini. Indonesia memiliki banyak keragaman, namun keragaman itu belum bisa kita padukan secara utuh. Melalui buku ini-lah saya menawarkan konsep nasionalis dengan menghilangkan dikotomi yang diskriminatif,” terang Sidehabi.

Buku kedua, lanjut-nya, berjudul, dari kursi pesawat tempur ke-kursi senayan, mengurai tentang perjalanan hidup jendral berbintang tiga ini mulai dari kecil hingga menjadi purnawirawan TNI Angkatan Udara hingga berkiprah di senayan (DPR-RI).

“Dan satu yang menjadi perhatian saya dalam penulisan buku ini adalah anak petani sekalipun bisa menjadi pejabat sepanjang memiliki komitmen kuat untuk berhasil,” pungkas Sidehabi kembali. (aci)