Simak, Ini Obrolan “Cabe” Bupati Wajo

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru dan penjual Cabe dipasar Sio kecamatan Belawa

Wajo, MC – Kunjungan kerja Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru dipasar Sio kecamatan Belawa (Jumat, 13 Januari 2017) diwarnai dengan obrolan tentang Cabe (lombok/cabai) dengan salah seorang pedagang yang tengah menjajakan dagangan dilorong pasar.

Seolah akrab dan kenal baik, pedagang yang sudah berumur ini pun tak sungkan menjawab beberapa pertanyaan Bupati terkait cabe.

Berikut obrolan singkat Bupati Wajo dengan pedagang cabe di pasar Sio Belawa ;

Bupati ; Gimana harga cabe-nya bu ?
Pedagang ; Harganya selalu naik Pung (kata Pung ; sapaan bagi seseorang yang ditokohkan)
Bupati ; Dimana-ki beli ?
Pedagang ; Di kampung tentangga Pung
Bupati ; Aduh…kenapa disana ?, jangan beli dikampung tetangga, kita bikin kaya (untungkan, red) orang lain saja. Sekarang ini bagusnya kalau kita yang tanam, kita yang produksi dan kita yang pasarkan, apalagi lahan untuk pertanaman didaerah kita cukup luas. Kenapa tidak dimanfatkan ?
Pedagang ; Iye Pung, memang ada lahan, tapi selalu gagal panen karena diserang hama dan kurang air. Didaerah tetangga pertanaman cabe-nya cukup baik karena cukup air.  Lagian sekarang kita sulit mendapatkan bibit tanaman cabe.
Bupati ; Ah…tidak seperti itu, nanti saya bagikan bibit, saya bagikan pupuk, tapi dengan syarat, petani harus rajin menanam, jangan malas, sayang kalau ada lahan kosong tapi tidak dimanfaatkan
Pedagang ; Iye Pung, kami sangat berterima kasih dan bersedia menanam kalau ada bantuan bibit dan pupuk dari pemerintah
Bupati ; Mana pak Camat ?, Oo iya, pak Camat tolong data warganya yang mau bercocok tanam cabe, nanti kita akan bagikan bibit dan pupuk kepada mereka. Sayang kalau ada lahan baru tidak diolah dan ditanami
Camat Belawa ; Siap Pung (SIPD)