Sistem Pengairan Pompanisasi Akan Dibangun, Pemkab Target Dua Lokasi

Wajo, MC – Pemerintah Kabupaten Wajo akan membangun sistem pengairan berbasis pompanisasi. Sedianya, pembangunan mekanik pompa tersebut dilaksanakan untuk menanggulangi ketersediaan air sawah tadah hujan di beberapa daerah di Kabupaten Wajo.

Rencana ini diutarakan oleh Bupati Wajo A Burhanuddin Unru di Sengkang, baru-baru ini. Menurutnya, areal persawahan di Wajo masih didominasi tadah hujan. Dari 93ribu hektare luas sawah yang ada, hampir 60 persen diantaranya hanya bisa bercocok tanam sekali setahun, kendala yang dihadapi adalah ketersediaan air.

“Untuk itu, mekanik sistem pompanisasi akan dibangun dengan harapan bisa mengantisipasi ketersediaan air persawahan petani,” jelas Burhanuddin.

Pembangunan mekanik pompa tersebut, lanjutnya, akan dibangun pada dua tempat, yakni, di Bulu Cefo Kecamatan Tanasitolo dan di Solo Kecamatan Bola. Masing-masing menggunakan air sungai Walanae untuk pompa di Kecamatan Bola dan air danau tempe untuk pompa Bulu Cefo’.

“Kita upayakan agar program ini terlaksana, pemerintah melalui Dinas Pengelola Sumber Daya Alam dan Mineral (PSDA) Kabupaten Wajo telah mendesain, dan kemungkinan besar instansi ini akan melaksanakan pembangunannya,” terang Burhanuddin.

Lanjut, lokasi pembangunan, sumber air dan lembaga pelaksana, telah disiapkan, sedangkan untuk pendistribusian air menuju pelosok persawahan warga akan menggunakan jaringan pipa.

“Kita akan gunakan pipa agar air bisa megalir jauh dan merata sampai kepelosok sawah sekalipun. Itu semua kita upayakan agar produksi pertanian masyarakat Wajo secara umum bisa meningkat,” terang mantan Sekda Wajo ini. (aci)