SKPD Bahas Penanganan Korban Kebakaran Callaccu

Wajo, MC – Harapan warga korban kebakaran yang terjadi di Callaccu Kecamatan Tempe Sabtu 29/11 lalu untuk dibantu perumahan sementara ditindak lanjuti oleh pemerintah dengan rapat bersama yang dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, A Madukelleng Oddang di ruang kerja-nya, Senin, 1/12.

Dalam rapat itu muncul beberapa pendapat yang pada intinya menunggu petunjuk dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Wajo A Burhanuddin Unru.

Namun demikian, dalam rapat itu mencuat bahwa, penanganan musibah yang membuat 30 kepala keluarga (KK) ini kehilangan tempat tinggal terbagi atas dua penanganan diantaranya ; penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Alamsyah HN mengungutarakan, penanganan jangka pendek yang dimaksud adalah dengan mendirikan tenda dan dapur umum bagi para warga korban kebakaran.

Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan berupa beras sebesar 1,6 ton, bantuan dana sebesar Rp2juta per KK dan beberapa jenis bantuan lainnya.

“Pembuatan dapur umum itu didirikan untuk meringankan beban yang dihadapi oleh para korban, meski dalam pendirian dapur umum memiliki mekanisme tersendiri. Dapur umum bisa dibangun bilamana warga yang menjadi korban musibah bersedia untuk tinggal ditenda yang disiapkan oleh pemerintah. Namun, untuk saat ini, korban pasca kebakaran memilih tinggal dirumah kerabat mereka dibanding bertempat tinggal sementara di tenda yang didirikan,” pungkas Alamsyah.

Lebih lanjut, Alamsyah menjelaskan, khusus penanganan jangka panjang, pemerintah akan melakukan inventarisasi masalah. Begitupula dengan tindak lanjut harapan warga untuk dibantu perumahan sementara juga akan dipertimbangkan oleh pemerintah.

“Khusus penanganan jangka panjang ini pemerintah akan mengiventarisir masalah, dan tentu hal itu akan disampaikan secara langsung kepada pimpinan (Bupati Wajo) untuk mendapat petunjuk,” pungkas Alamsyah.

Penulis : Nur Asri, SH