SKPD Pasang Spanduk, Akademisi Beri Komentar

Wajo, MC – Pemasangan spanduk dan baliho berisi imbauan kebersihan yang dipasang oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendapat komentar dari akademisi di Wajo.

Sebut saja nama akademisi yang beri komentar ini adalah A Bau Mallarangeng, dosen di salah satu perguruan tinggi di Sengkang – Wajo.

Dia menilai pemasangan spanduk dan baliho yang terpasang disembarang titik di kota Sengkang jangan sampai membuat semrawut dan suasana kota tidak teratur.

“Dipahami bahwa spanduk dan baliho ini berisi imbauan tentang kebersihan, namun, jangan karena pemasangan yang tidak teratur menambah permasalahan baru. Seperti saat ini, banyak spanduk terpasang dan penempatannya hampir disetiap sudut dan titik kota, kesan-nya sama waktu Pilkada, kota dipenuhi baliho dan spanduk,” ungkap Bau Mallarangeng di Sengkang, Rabu, 24/9.

Harusnya, lanjut mantan Ketua Panwaslu Wajo ini, budaya untuk bersih berikut penanganan dan penyadaran masyarakat tentang kebersihan dimulai dari masing-masing SKPD.

“Salah satu-nya adalah dengan cara meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan dan menambah armada pengangkutan sampah agar bisa beroperasi minimal dua kali sehari,” terang Bau Mallarangeng kembali.

Seperti diketahui, gerakan pemasangan spanduk dan baliho berisi imbauan tentang kebersihan ini merujuk pada hasil rapat antara Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dan Wakil-nya A Syahrir Kube Dauda bersama para Kepala SKPD di Kantor Bupati, beberapa hari lalu.

Kala itu, Bupati instruksikan agar masing-masing SKPD membuat imbauan tentang kebersihan kota dan menyilakan SKPD untuk kreatif. SKPD juga diminta untuk menyusun kalimat imbauan untuk kemudian dipersiapkan dalam pencanangan program Kota Sengkang sebagai Kota Bersih dan Sehat.

Kaitannya dengan pencanangan, sebelumnya pula, Bupati dalam rapat menjadwal pencanangan dilaksanakan pada hari jumat lalu, namun sempat tertunda karena bertepatan dengan kedatangan Danrem 141 Toddopuli di Wajo. Meski demikian, Bupati menjadwal ulang pelaksanaan pencanangan program ini.

Terpisah, Plt Kasubag Protokol Wajo, Sahriani T yang dihubungi membenarkan penjadwalan ulang itu. Menurutnya, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru telah mengagendakan pelaksanaan pencanangan pada hari Jumat, 3 Oktober mendatang.

“Begitu petunjuk beliau (Bupati Wajo, red), pelaksanaan pencanangan Kota Sengkang sebagai Kota Bersih dan Sehat telah diagendakan ulang. Namun, sebelum pencangan dilakukan, Bupati kembali akan melakukan rapat bersama dengan seluruh SKPD. Undangan rapat telah dibagikan kepada masing-masing SKPD,” terang Sahriani.

(Penulis : Nur Asri, SH)