SUFI Fa’songkok Tanre : Soal Mutasi, Pegawai dan Guru Tidak Perlu Galau

Wajo, MC – Ditengah marak-nya informasi terkait pelaksanaan mutasi pejabat struktural dan fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo, Sumardi Arifin, Dewan Kehormatan Laskar SUFI Fa’songkok Tanre menghimbau para pegawai dan guru tidak perlu galau.

Jebolan sarjana pendidikan ini menilai bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah sepenuh-nya untuk perbaikan dan memaksimalkan jalan-nya roda pemerintahan disetiap lini.

“Pegawai dan kalangan guru tidak perlu gelisah, pemerintah dalam hal ini tentu memiliki pertimbangan sehingga pergeseran jabatan dilakukan. Namun, perlu menjadi catatan bahwa, kebijakan yang diambil oleh pemerintahan jangan dihubungkan dengan politik ataupun semacam-nya,” kata juru bicara pasangan Asyik waktu Pemilukada lalu ini.

Selain itu, lanjut Ketua sekaligus Caleg Dapil IV PKB Wajo ini, pergeseran posisi ataukah pengisian formasi yang lowong yang dilakukan oleh Pemerintah pasti mempertimbangkan aspek kelayakan dan kompetensi dari pejabat yang diangkat.

“Tidak mungkin pemerintah me-nonjob-kan ataupun melantik pegawai ataupun guru tanpa memperhatikan aspek kelayakan, potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai dan guru yang hendak dipromosikan,” terang Sumardi.

Terkait rencana pemerintah untuk melakukan pemerataan bagi tenaga guru lingkup Dinas Pendidikan, Sumardi kembali mengisyaratkan para guru agar tidak galau.

Dia justru menghimbau para guru dan para kepala sekolah bekerja dengan maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi-nya.

Menurutnya, pemerataan guru menjadi penting karena masih banyak sekolah ditingkat kecamatan dan desa di Kabupaten Wajo yang kekurangan tenaga guru.

“Pemerintah tentu memiliki pertimbangan logis dan tidak asal melakukan pergeseran tanpa pertimbangan layak-tidak-nya tenaga pendidik yang bersangkutan untuk ditempatkan pada sebuah sekolah ataupun lingkup kerja,” terang Sumardi. (aci)