Sukses Diperantauan, Jaenal Mappe Bangun Mesjid di Kampung Halaman

“Bupati Wajo Resmikan Penggunaan Mesjid Taqwa Ujung Tanah Kecamatan Tanasitolo”

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru didampingi Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube Dauda dan Pemimpin PT Karsa Utama Lestari Gorongtalo, Jaenal Mappe menandatangani prasasti pembangunan Mesjid Taqwa

Wajo, MC – Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru meresmikan penggunaan mesjid Taqwa Ujung Tanae Kelurahan Tancung Kecamatan Tanasitolo, Jumat, 17/4.

Peresmian penggunaan mesjid yang didonaturi oleh salah salah seorang pengusaha sukses di Gorongtalo ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati wajo mengungkap apresiasi atas pembangunan mesjid yang diperkirakan menggunakan anggaran sebesar Rp 5 Milyar tersebut.

Itu bukti, kata Bupati, bahwa donatur pembangunan mesjid dalam hal ini H Jaenal Mappe bersama keluarga masih mengingat kampung halamannya meski telah sukses membangun usaha diperantauan.

“Untuk itu, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Jaenal Mappe atas kesiapannya untuk membangunkan masyarakat Ujung Tanae mesjid untuk ditempati beribadah,” ungkap Bupati.

Ditambahkan, bahwa dengan terbangunnya sarana ibadah seperti ini maka akan membantu pemerintah dalam menyukseskan visi peningkatan nilai-nilai keagamaan ditengah masyarakat.

Di Wajo, jelas Burhanuddin, terdapat bangunan mesjid sekitar 518 unit yang tersebar di 14 kecamatan. Dengan terbangunnya mesjid ini, maka jumlahnya bertambah menjadi 519 unit.

“Ini tentu menjadi kesyukuran bagi pemerintah dan masyarakat Wajo, khususnya bila dikaitkan dengan peningkatan nilai keagamaan,” terang Burhanuddin.

Sementara itu, donatur pembangunan mesjid, Jaenal Mappe mengungkap bahwa keinginan untuk membangun mesjid dan mewakafkannya kepada islam untuk dipergunakan oleh masyarakat dikampung halamannya itu, atas petunjuk dari mantan Kepala Kementerian Agama Wajo, H A Syahrul Yali.

Suatu saat, kisah Jaenal, saat Syahrul Yali berkunjung di Gorongtalo, dia beri saran agar membangun mesjid atas rejeki dan kesuksesan yang diberikan oleh Sang Pencipta. Selain untuk dipergunakan oleh masyarakat untuk beribadah, pembangunan mesjid tersebut juga diperuntukkan untuk mengenang orang tua Jaenal Mappe.

“Itu alasan kami membangun mesjid ditempat ini, jadi nanti setelah bangunan mesjid rampung, maka makam orang tua kami pindahkan disebelah barat bangunan mesjid ini. Selain itu, mesjid ini pula nantinya bisa digunakan oleh masyarakat untuk menjadi ruang pertemuan bagi masyrakat misalkan saja untuk ijab kabul ataupun melakukan musyawarah tani,” terang Jaenal yang juga adalah pemilik PT Karsa Utama Lestari Gorongtalo ini. (adv)

Penulis : Bs Selvi Damayanti