Tahapan Pilkades 108 Desa Dimulai, Banyak yang Tanyakan Syarat Pencalonan

“Dari Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Wajo”

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Wajo, Syamsul Bahri

Wajo, MC – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Wajo diawali dengan pelaksanaan sosialisasi yang digelar pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2015.

Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo menurunkan tim untuk melakukan sosialisasi ditingkat kecamatan.

Syamsul Bahri, Kepala BPMPDK Kabupaten Wajo mengungkap sosialisasi adalah upaya yang dilakukan pemerintah untuk memaksimalkan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan berlangsung di 108 desa dan 13 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Dipaparkan, untuk hari pertama, BPMPDK Wajo melaksanakan kegiatan sosialisasi di Kecamatan Pitumpanua, Keera, Sabbangparu dan Pammana dan menyusul hari kedua (Kamis, 12 Maret 2015) di Kecamatan Gilireng, Majauleng, Penrang, Sajoanging dan hari ketiga (Jumat, 13/3) di Kecamatan Tanasitolo dan Takkalalla.

“Sedangkan untuk hari terakhir (Sabtu, 14/3), sosialisasi akan dilaksanakan di Kecamatan Bola, Belawa dan Maniangpajo”, pungkas Ancu sapaan Syamsul kepada mediacelebes.com, Rabu, 11/3.

Ditambahkan, setelah proses sosialisasi, tahapan selanjutnya adalah pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) yang akan dilaksanakan selama tiga hari (16 – 18 maret 2015).

PPKD, sambung Ancu, adalah kewenangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masing-masing desa. BPMPDK pada proses pembentukan PPKD ini hanya sebatas melakukan monitoring dan menyerahkan kepada para Camat dan Penjabat Kepala Desa untuk mengawal pembentukan PPKD tersebut.

“Dalam pembentukannya, keanggotaan PPKD berjumlah 5 (lima) orang dan itu bisa diambil dari seluruh elemen masyarakat, tergantung BPD siapa yang dipercayakan, namun dengan catatan bukan dari unsur BPD, Kepala Desa atau yang memiliki hubungan darah secara langsung dengan bakal calon yang akan maju mencalonkan diri,” terang Ancu.

Lebih lanjut mantan Camat Bola ini menjelaskan bahwa, dalam sosialisasi antisiasme peserta yang hadir cukup baik, interaksi antara pemateri dengan peserta khususnya mereka yang ingin mencalonkan diri lebih pada pertanyaan tentang syarat pencalonan.

“Banyak yang meminta penjelasan tentang syarat KTP dan KK serta Surat keterangan berdomisili dan bertempat tinggal. Ini menjadi perhatian karena merupakan persyaratan pertama yang harus dilengkapi saat tahapan pendaftaran ditingkat PPKD dimulai,” tutur Ancu. (adv)

Penulis : Nur Asri