Tak Puas Melalap Rumah Warga, Jago Merah Mengamuk Diatas Pohon Kelapa

IMG_20150908_185537 Jago merah saat melalap rumah milik warga di Pitumpanua

Wajo, MC – Kemarau panjang yang terjadi saat ini tidak hanya berefek pada produksi pertanian dan membuat beberapa daerah kewalahan melakukan panen, namun kekeringan dan kondisi panas terik yang mendera hingga beberapa bulan terakhir juga memudahkan terjadinya kebakaran.

Seperti yang terjadi di kabupaten Wajo, Selasa, 8/9 siang tadi, kebakaran terjadi pada dua tempat yakni dikecamatan Pitumpanua dan kecamatan Takkalalla.

Di kecamatan Pitumpanua, tepatnya di lingkungan Tobarakka kelurahan Tobarakka, jago merah mengamuk dan melalap rumah panggung milik Jufri Dg Massepe hingga menyisakan puing-puing gosong. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 wita.

Lurah Tobarakka, Ashar Sultan kepada MEDIA CELEBES mengungkap peristiwa itu diperkirakan terjadi hampir sejam lebih, api diredakan atas bantuan masyarakat setempat. Armada PMK, yang dihubungi sebelumnya baru tiba setelah nyala api berhasil diredakan.

“Api bisa diredakan atas bantuan warga, jarak tempuh yang cukup jauh membuat armada PMK tiba ditempat kejadian setelah api reda. Kebakaran itu terjadi karena diduga pemilik rumah lupa memadamkan api ditungku dapurnya. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir 50juta,” pungkas Ashar.

Seakan tidak puas melalap rumah warga di kecamatan Pitumpanua,  sekitar pukul 15.30 Wita, jago merah juga membuat panik warga desa Botto kecamatan Takkalalla. Pasalnya, luapan api terlihat menyala diatas pohon kelapa tanpa sebab, terlebih pohon kelapa yang tumbuh tinggi tersebut dekat dengan permukiman warga.

Karena takut nyala api merembes, warga terpaksa menebang pohon kelapa itu sembari menghubungi armada PMK. Namun seperti halnya di kecamatan Pitumpanua, armada PMK baru tiba setelah pohon berhasil ditebang dan nyala api dipadamkan.

“Warga takut melihat nyala api diatas pohon kelapa itu, makanya armada PMK dihubungi, untungnya pohon kelapa itu berhasil ditebang sehingga tidak memicu kebakaran,” terang warga yang diketahui bernama Rohani ini. (aci)