Tempe 31 Milyar, Kecamatan Lain ?…

Musrenbang, ditempat ini Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru mengajak masyarakat untuk angkat bicara terkait kendala yang dihadapi. (Foto : MC)

Wajo, MC – Pemerintah daerah kabupaten Wajo mengalokasikan anggaran sebesar 22.4 milyar lebih untuk kecamatan Majauleng tahun 2017 ini.

Pengalokasian anggaran itu tersebar pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kegiatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, diantaranya ;

1. Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Jasa Konstruksi dan Penataan Ruang (sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum, red) @ Rp 15.228.100.000*
2. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) @ Rp 2.445.000.000*
3. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (sebelumnya Dinas Tata Ruang dan Permukiman, red) @ Rp 1.023.100.000*
4. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan @ Rp 1.340.080.800*
5. Dinas Kesehatan @ Rp 568.000.000*
6. Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (sebelumnya Dinas Pertanian dan Peternakan, red) @ Rp 1.311.420.300*
7. Dinas Ketahanan Pangan @ Rp 497.000.000*

Selain kecamatan Majauleng, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar 9.8 milyar lebih untuk kecamatan Maniangpajo, 19.2 milyar lebih untuk kecamatan Belawa, 18.8 milyar lebih untuk kecamatan Sabbangparu, dan 20.5 milyar lebih untuk kecamatan Pammana.

Sementara untuk kecamatan Tempe dialokasikan anggaran sebesar 31 milyar lebih, belum terekam porsi anggaran untuk kecamatan Tanasitolo, Gilireng, Bola, Takkalalla, Sajoanging, Keera dan Pitumpanua hingga berita ini diturunkan.

Porsi anggaran itu terungkap dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru bersama jajaran hadir dalam kegiatan tersebut. Agenda pokoknya adalah untuk berdialog dan mendengar secara langsung kendala yang dihadapi masyarakat.

“Mau marah, mau ngomel-ngomel silakan saja, disini tempat kalian angkat bicara, jangan dibelakang layar baru berkoar-koar”, ujar Bupati kepada peserta Musrenbang. (SIPD)