Temukan Pelaku Narkoba Idap AIDS, Polres Wajo Butuh Koordinasi Penanganan

Wajo, MC – Pelaku kasus narkoba yang berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian resort Wajo, beberapa hari lalu, dikabarkan mengidap penyakit AIDS.

Tindak lanjutnya, Polres Wajo akan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk dilakukan penanganan bersama.

Kapolres Wajo AKBP Masrur yang dikonfirmasi mengungkap hal itu, Senin, 22/12 kemarin.

“Kalau ada indikasi AIDS, biasanya pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan dinas/lembaga terkait untuk sama-sama melakukan penanganan,” singkat Masrur melalui via ponselnya.

Jawaban Kapolres ini kemudian diteruskan kepada Ketua Komisi Penanganan HIV-AIDS Daerah (KPAD) Wajo, A Syahrir Kube Dauda.

Syahrir yang juga Wakil Bupati Wajo ini mengungkap kesiapan untuk membantu pihak kepolisian melakukan test.

Menurutnya, bila info tersebut benar (tentang indikasi HIV AIDS) dan ada pihak yang meminta untuk dilakukan test, baik secara institusi maupun orang-perorang, maka KPA HIV-AIDS Wajo siap membantu.

“Kami siap membantu, Dinas Kesehatan dan KPA bersedia melakukan pelayanan dan konseling bagi para pengidap AIDS dengan tetap menghormati HAM (merahasiakan identitas pasien),” ungkap Syahrir, Selasa, 23/12.

Ditambahkan bahwa masalah dan penanganan HIV-AIDS seperti fenomena gunung es. Pengidap HIV AIDS disuatu daerah jauh lebih besar dibanding yang terdeteksi.

“Jadi, apa yg di-indikasikan oleh pihak Polres kemungkinan ada benarnya, terlebih, berdasarkan hasil evaluasi, penyebaran HIV-AIDS tidak lagi melalui hubungan sex bebas saja, namun alami pergeseran penyebaran melalui penggunaan jarum suntik narkoba,” pungkas Syahrir.

Kepala Dinas Kesehatan Wajo dr Baso Rahmanuddin yang dimintai tanggapan terkait indikasi tersebut mengaku belum menerima informasi dari pihak kepolisian.

“Kami belum menerima infonya, dan kalaupun benar ada, pihak kami pasti akan melakukan penanganan bersama,” pungkas Rahmanuddin.

Penulis : Nur Asri, SH