Tentang Bupati Wajo, NH dan DBR

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru (Foto : MC)

Wajo, MC – Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dalam kapasitasnya selaku Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Wajo tak hentinya menyuarakan dukungan kepada pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2018 – 2023, H Andi Nurdin Halid dan H Aziz Kahar Mudzakkar.

Menurutnya, dukungan kepada pasangan NH – Aziz adalah pilihan tepat karena program yang ditawarkan lebih terfokus pada komitmen pembangunan daerah (kampung, red).

Terlebih, kedepan jika berhasil terpilih, pasangan ini akan melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dan dibutuhkan oleh masyarakat, seperti; program bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan keagamaan.

“Alasan itu sehingga saya menentukan pilihan kepada pasangan ini, karena program yang ditawarkan lebih tepat dan benar dibutuhkan oleh masyarakat”, ujar Bupati dihadapan ribuan massa yang hadir dalam acara pelantikan kepala desa serentak di pelabuhan Bangsalae Siwa kecamatan Pitumpanua, Selasa, 5 Desember 2017.

Ketua Harian DPP Partai Golkar, H. Andi Nurdin Halid (Foto : Int)

Lanjut Bupati dua periode ini menjelaskan bahwa dukungan kepada pasangan NH – Aziz sudah merupakan keharusan bagi-nya. Selaku loyalis partai dirinya tentu harus tunduk dan patuh akan keputusan partai dengan tidak kesampingkan hubungan baik dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

“Hubungan saya dengan Pak Gubernur (Syahrul Yasin Limpo, red) baik-baik saja, beliau saudara saya, hanya saja beliau tidak bisa lagi mencalonkan diri karena sudah dua periode, sama seperti saya. Begitupula dengan NH, hubungan saya seperti saudara, masih terikat hubungan darah, oleh itu saya mendukung beliau dalam pemilihan gubernur nantinya”, jelas Bupati.

Selain menyatakan dukungan kepada pasangan NH – Aziz, Bupati Wajo juga sesekali menyebut nama menantunya, Dr Baso Rahmanuddin (DBR) sebagai calon penerus kepemimpinan-nya di Bumi Lamaddukkelleng.

Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Dr Baso Rahmanuddin (Foto : MC)

Ia mengisahkan bahwa sebelum menentukan dukungan, dirinya membuka ruang kepada beberapa kandidat lainnya untuk turun bersosialisasi, seperti ; Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube Dauda (ASK), Andi Fadillah Burhanuddin (ADIL), Andi Anugrah Mappasessu, dan Dr Baso Rahmanuddin (DBR) sendiri.

“Keempat orang ini pernah menghadap dan pamit untuk jalan bersosialisasi, semuanya saya persilakan, saya buka-kan ruang dan tidak membatasi mereka, hingga akhirnya setelah dilihat survey, tentu yang lebih menonjol yang diprioritaskan, tapi semua tetap saya buka-kan jalan, siapatau ingin maju dan bersaing”, terang Bupati. (Red/MC)