Terkait Kerusakan Bangunan Taman Kota, Inilah Hasil Hearing DPRD Wajo

Wajo, MC – Aspirasi masyarakat kelurahan Wiringpalennae terkait kerusakan kaki jembatan Padduppa ditindak lanjuti oleh Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kabupaten Wajo.

Legislator Wajo ini melakukan hearing langsung ke Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Tata Ruang Propinsi Sulsel yang juga adalah pihak pelaksana pekerjaan taman kota.

Ketua Komisi III DPRD Wajo, Ir H A Senurdin Husain memaparkan, pertemuan yang dilakukan itu awalnya untuk meminta tanggapan pihak pelaksana pekerjaan dalam hal ini Satker penataan bangunan dan lingkungan Propinsi Sulsel.

Namun, setelah mendengar paparan dari pihak pelaksana, mereka (Satker) menilai pembangunan taman yang dikerjakan sebelumnya tidak berdampak pada kerusakan kaki jembatan yang terjadi.

Bahkan menurut Satker, amblesnya bangunan taman kota disebabkan karena konstruksi tanah yang labil dan rusak karena adanya faktor alam.

“Keterangan itu berdasarkan analisis yang dilakukan oleh pelaksana bangunan di lokasi bangunan taman kota kelurahan Padduppa,” kata Senurdin mengutip hasil pertemuannya di Makassar, Kamis, 16/10.

Lebih lanjut Senurdin mengutarakan, dari hasil hearing, pula terungkap bahwa pelaksana telah melakukan revisi desain (desain ulang) terhadap pekerjaan taman kota dan dalam waktu dekat akan turun melakukan eksen dilokasi.

“Jadi dalam pekerjaannya nanti, pihak pelaksana hanya fokus pada penataan ulang taman kota. Soal kerusakan kaki jembatan, akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Wajo dengan menggunakan dana swakelola,” terang Senurdin.

Ditambahkan, dalam pertemuan itu pula, DPRD Wajo meminta agar dalam pelaksanaan pekerjaan nanti, pihak pelaksana agar memperbaiki perencanaan bangunan dan fokus pada tekhnis dan nontekhnis pekerjaan.

“Konsultan dalam pekerjaan bangunan sangat penting karena itu menyangkut dengan kualitas pekerjaan,” pungkas Senurdin.

Terpisah, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Wajo, Baso Oddang terkait aspirasi masyarakat mengutarakan kesiapan untuk mengawal perbaikan kaki jembatan penghubung warga kelurahan wiringpalennae dan padduppa tersebut.

Oddang bahkan mengaku akan meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Wajo untuk segera turun melakukan perbaikan sebagaimana hasil pembicaraannya dengan pihak pelaksana taman kota.

“Kami sudah sampaikan kepada instasi terkait agar perbaikan dilaksanakan dalam waktu dekat karena ini menyangkut akses utama masyarakat. Berdasarkan hasil pertemuan DPRD Wajo dengan pihak Satker, selain karena adanya pergeseran tanah dibagian dasar kaki jembatan, kerusakan juga disebabkan oleh adanya simpul bentangan dibahagian barat yang sudah aus, sehingga mau tidak mau perbaikan secara total akan diupayakan. Kami juga telah mencermati dan merespon pernyataan Bupati Wajo A Burhanuddin Unru untuk melakukan perbaikan jembatan agar bisa dilalui kendaraan roda empat,” ungkap Oddang.

(Penulis : Nur Asri, SH)