Terkait LHP RSU Lamaddukkelleng, BPK Beri Rekomendasi Kepada Bupati Wajo

Wajo, MC – Terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kinerja pengelolaan rawat inap serta pengelolaan pendapatan dan piutang Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) Lamaddukkelleng, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru diminta untuk beri instruksi kepada Kepala RSUD Lamaddukkelleng.

Seperti yang tercantum dalam buku LHP BPK pada halaman ix berbunyi : Untuk menyelesaikan permasalah tersebut (temuan BPK), BPK merekomendasi kepada Bupati Wajo agar ; menginstruksikan secara tertulis kepada Kepala RSUD agar ; memerintahkan Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKP-RS) untuk menyusun program keselamatan pasien rumah sakit; Meningkatkan kompetensi personil SPI ; Memerintahkan Komite Medis untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan ; Menyusun dan menetapkan SOP terkait pelayanan rawat inap yang belum dimiliki oleh RSUD.

Selain itu, BPK juga merekomendasikan Bupati Wajo untuk menginstruksikan Kepala RSUD untuk Menyelenggarakan sosialisasi SPM, Hospital of Laws dan Medical staff of Laws kepada SDM yang terkait dengan pelayanan rawat inap ; Melengkapi dokumentasi SPM, Hospital by Laws dan Medical staff of Laws RSUD Lamaddukelleng disetiap ruangan pelayanan rawat inap.

Tidak hanya itu, BPK juga beri rekomendasi kepada Bupati Wajo agar memerintahkan Kepala RSUD untuk merevisi Indikator Kinerja Balance Scorecard RSUD dengan menjabarkan indikator, target kinerja dan capaian RSUD pada jenis pelayanan yang belum ada yakitu pelayanan farmasi, pelayanan gawat darurat, pelayanan bedah dan beberapa jenis pelayanan lainnya. (aci)

(Sumber : Buku LHP – BPK nomor : 78/LHP/XIX.MKS/12/2014 pertanggal 4 Desember 2014)