Terkait Pengadaan Randis, Akademisi Nilai Anggota Dewan Kurang Peka

Wajo, MC – Rencana pemerintah untuk melakukan pengadaan kendaraan dinas (Randis) bagi para Wakil Ketua dan Komisi DPRD Wajo dikomentari oleh A Bau Mallarangeng salah seorang akademisi di Kabupaten Wajo.

Dia menilai, pengadaan randis untuk para pejabat publik ini menjadi bukti kurangnya kepekaan mereka (DPRD) terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Harusnya, kata mantan Ketua Panwaslu Wajo ini, DPRD prioritaskan pembelian kendaraan dinas yang dibutuhkan masyarakat, misalkan saja armada pemadam kebakaran dan armada pengangkutan sampah dibanding pengadaan randis pejabat.

“Kendaraan dinas untuk Wakil ketua dan Komisi DPRD masih bagus, kenapa lagi mau diganti. Sementara diketahui bersama bahwa masyarakat saat ini butuh armada pemadam kebakaran dan armada pengangkutan sampah, tapi kenapa justru pengadaan randis untuk pejabat ini yang diprioritaskan,” ungkap Mallarangeng, di Sengkang, baru-baru ini.

Hal sama juga pernah diungkap oleh A Munir salah seorang pemerhati lingkungan yang juga adalah Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Wajo.

Kala itu, Dia menyarankan pemerintah untuk kedepankan kebutuhan masyarakat dibanding kebutuhan pejabat. Dia menyontohkan, salah satu penyebab kurang tertanganinya masalah kebersihan di Kota Sengkang karena kurangnya armada pengangkutan sampah. Jadi, kalau mau efesien dan bermanfaat, tentu yang diutamakan adalah menyediakan sarana pendukung kebersihan.

“Namun, pada kenyataannya kendaraan dinas pejabat lebih diutamakan, sementara, armada menyangkut dengan kepentingan masyarakat diabaikan. Seharusnya, pemerintah dalam hal ini memikirkan agar sarana pendukung kebutuhan masyarakat diutamakan dibanding melakukan pengadaan kendaraan bagi pejabat,” pungkas Munir.

(Penulis : Arlin)