Terkait PHK, Perusahaan Disaran Lakukan Sosialisasi

Wajo, MC – Pemberhentian kontrak kerja yang disebut-sebut dilakukan secara sepihak oleh puluhan pekerja di PT Slipon Langkenna – Kecamatan Keera ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Wajo.

Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinsostransnaker) Kabupaten Wajo melalui Kepala Bidang Industri dan Pengawasan Tenaga Kerja-nya, Pakka ST, menyarankan pihak perusahaan untuk melakukan sosialisasi atau memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kepada para eks pekerja terkait adanya pemberhentian kerja.

“Kami sarankan pihak perusahaan memberikan pemahaman kepada para pekerja terkait pemberhentian kerja. Itu untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahan pahaman antara eks pekerja dengan pihak perusahaan,” ungkap Pakka, Selasa, 25/11.

Ditambahkan, saat ini sering terjadi kesalah pahaman antara pekerja dengan pihak perusahaan, salah satu pemicunya adalah minimnya pemahaman terkait norma-norma perjanjian kerja yang diberlakukan oleh pihak perusahaan.

“Seperti yang saat ini terjadi di langkenna itu karena mereka (para pekerja) sudah habis perjanjian kontrak kerjanya. Dan terkait dugaan pemberhentian kontrak kerja secara sepihak oleh pihak perusahaan, Pakka nilai hal itu perlu dikaji ulang,” kata Pakka

Dijelaskan, dalam perjanjian kerja dikenal sistem perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan perjanjian waktu tertentu. Sehingga, dalam pelaksanaannya, pihak perusahaan bisa saja melakukan pemberhentian pekerja. .

“Jadi, pihak perusahaan bisa saja melakukan perpanjangan atau pemberhentian kepada para pekerja, itu tergantung menajemen perusahaan,” ungkap Pakka.

Namun demikian, Pakka berjanji akan melakukan monitoring terkait fakta dilapangan dengan harapan permasalahan ini tidak berlarut-larut. (red)