Terkendala Sumber Air Baku, Warga Desa Ketibang Rejeki Berlipat

Peresmian penggunaan PAMSIMAS Desa Botto oleh Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru

Wajo, MC – Warga desa Botto kecamatan Takkalalla ketibang rejeki berlipat, pasalnya, setelah mendapat bantuan pembangunan mesjid sebesar Rp 60 juta, Selasa 6/2 kemarin, dihari yang sama juga mendapat sumbangan dari Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru sebesar Rp 140 juta.

Sumbangan yang bersumber dari dana pribadi Bupati Wajo ini untuk pengembangan program PAMSIMAS didesa kawasan pesisir pantai wilayah timur kecamatan Takkalalla.

Diungkap, Bupati berniat menurunkan sumbangan karena masih ada rumah warga yang belum teraliri dari program tersebut oleh keterbatasan air baku.

“Saya dengar PAMSIMAS yang baru diresmikan ini hanya mampu mengaliri 200 rumah dari target 400 rumah sasaran karena keterbatasan air baku, sehingga tentu ada yang dapat ada juga yang tidak. Oleh itu saya akan sumbang untuk pengembangan program tersebut”, ujar Bupati kepada ratusan warga yang hadir dilokasi peresmian PAMSIMAS, dusun Tosewo desa Botto kecamatan Takkalalla, Selasa, 6/2.

Penyerahan aset bangunan PAMSIMAS oleh Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru kepada Kepala Desa Botto Ambo Asse

Dijelaskan, sumbangan itu nantinya dipergunakan untuk perintisan sumber air baku pada dua titik, masing-masing menggunakan anggaran sekitar Rp 70 juta pertitik.

“Jadi saya minta kepala desa bersama BPD, koramil dan pembina untuk menyusun rencana kerja, soal anggaran jangan dipikir nanti saya usahakan, yang terpenting adalah bagaimana agar bisa mendapat sumber air untuk dialirkan kerumah warga”, tutur Bupati.

Terpisah, salah seorang warga mengungkap program PAMSIMAS sangat membantu masyarakat desa untuk ketersediaan air minum.

“Disini banyak sumber air bor, namun kebanyakan airnya asin. Beruntung karena pemerintah membangun PAMSIMAS sehingga kami bisa mendapat pasokan air minum”, ujar warga yang diketahui bernama H Umar ini. (MC)