USAID Prioritas Kabupaten Wajo Gelar Pelatihan Modul II

Wajo, MC – Program USAID Prioritas (Prioritizing Reform, Innovation dan Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students) melaksanakan pelatihan modul II praktik yang baik dalam pembelajaran SMP/MTs selama empat hari (26-29 September 2014).

Acara ini dibuka oleh Bupati Wajo A Burhanuddin Unru yang diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wajo Ir A Sederhana di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Jumat, 26/9.

Koordinator program USAID Prioritas Kabupaten Wajo, Andi Irmahaerani menjelaskan, pelaksanaan pelatihan modul II dari mitra pemerintah dalam pelaksanaan program bantuan tekhnis kependidikan dari Pemerintah Amerika untuk percepatan reformasi dan inovasi manajemen pendidikan dan pembelajaran ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, pegawas dalam pelaksanaan pembelajaran.

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta modul II praktik yang baik dalam pembelajaran pada jenjang SMP/MTs, memperkenalkan, mempraktekkan pelatihan yang akan dilakukan oleh peserta disekolah mitra USAID Prioritas.

“Kegiatan ini bertujuan pula diramu untuk memperkenalkan pengetahun dan keterampilan peserta sebagai guru, kepala sekolah dan pengawas melalui pengalaman praktis dan contoh praktik yang baik disekolah,” ungkap Irmahaerani.

Lebih lanjut dijelaskan, pelatihan modul II yang terbagi pada dua angkatan ini tersusun pada rencana kegiatan (activity plan) diantaranya ; tahap pertama menyangkut persiapan, simulasi dan tekhnis pelatihan.

“Itu untuk hari pertama,” kata Irmahaerani.

Sedang untuk hari kedua dan hari selanjutnya, dilakukan pengkajian ulang penerapan CTL di sekolah yang dilanjutkan dengan pengelolaan pembelejaran secara efektif, pemberian pemahaman tentang kurikulum 2013 dan melayani perbedaan individu dalam pembelajaran.

“Pada bahagian ini, kegiatan pelatihan diawali dengan pertanyaan tingkat tinggi kepada para peserta yang dilajutkan dengan penilaian autentik, gender dalam pendidikan dan literasi lintas kurikulum. Setelah itu, masing-masing peserta menyiapkan skenario pelajaran untuk dibawa dan diterapkan dalam praktek mengajar disekolah dan dilanjutkan dengan refleksi serta penyusunan RTL pembelajaran. Peserta juga diminta untuk menyusun anggaran berbasis pembelajaran dan RTL pada akhir kegiatan,” terang Irmahaerani.

Untuk diketahui, Kabupaten Wajo diberi kesempatan melaksanakan pelatihan modul II ini setelah sukses pada pelaksanaan modul I bersama kabupaten Maros dan Bantaeng.

Angkatan pertama pada pelatihan modul II ini diikuti oleh para guru, kepala sekolah dan pengawas dari 5 sekolah tingkat SMP/MTs di Ruang pola kantor Bupati dan 8 sekolah tingkat SD/MI di Aula kantor Kemenag Wajo.

Sedang untuk angkatan kedua akan dilaksanakan secara paralalel masih pada tingkat SMP/MTs dan SD/MI di Kecamatan Keera bulan Oktober mendatang.

Di Wajo, sekolah yang bermitra dengan program USAID Prioritas ini sebanyak 24 sekolah. Tingkat SMP/MTs sebanyak 8 sekolah dan pada tingkat SD/MI 16 sekolah.

(Penulis : Nur Asri, SH)