Wabup : Kalau Kebersihan Membudaya, Pegawai Tidak Perlu Lagi Turun Tangan

Wajo, MC – Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda menilai gerakan kebersihan lingkungan yang digalakkan oleh pemerintah Kabupaten Wajo melalui instruksi Bupati, A Burhanuddin Unru, adalah gerakan awal untuk memotivasi masyarakat untuk bersikap peduli.

Dia menilai, gerakan kebersihan yang dilakukan oleh masing-masing SKPD diharap menjadi contoh akan pentingnya hidup bersih dan sehat terhadap masyarakat. Penyadaran ini mesti dilakukan mulai dari rumah masing-masing pegawai hingga lingkungan kerjanya.

“Ini hanya kita lakukan sebagai gerakan awal untuk memotivasi masyarakat, dan ketika masyarakat sudah sadar akan pentingnya budaya bersih, maka pegawai tidak lagi perlu turun melakukan pembersihan,” ujar Syahrir dalam rapat koordinasi bahas kebersihan kota di Kantor Bupati, Senin, 29/9.

Sebelumnya, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam rapat koordinasi tahap kedua ini menugaskan masing-masing SKPD untuk menyusun konsep tentang penanganan kebersihan. Menurutnya, konsep itu akan dirembugkan pada pertemuan selanjutnya untuk menyatukan persepsi melaksanakan program kebersihan.

“Jadi, tiap SKPD silakan buat konsep, kemudian pada pertemuan selanjutnya, kita bahas dan rembugkan bersama masalah ini. Seperti apa kendala yang dihadapi kemudian kita sepekati cara mengatasi permasalahan itu. Tidak perlu ada yang berdebat apalagi saling menyalahkan antara SKPD yang satu dengan yang lainnya. Penanganan kebersihan adalah tugas bersama, untuk itu perlu kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini,” pungkas Burhanuddin.

(Penulis : Nur Asri, SH)