Wabup : Soal Pilkades Itu Biasa, Yang Rumit Pelaksanaan Pemerintahan

Wajo, MC – Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda menilai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan nantinya di Kabupaten Wajo adalah hal biasa. Menurutnya, soal menang dan kalah dalam pemilihan itu hal lumrah dan pasti akan dihadapi.

“Soal pemilihan itu biasa dan tidak perlu menjadi kekhawatiran seperti yang dielu-elukan oleh beberapa kalangan saat ini,” ungkap Wabup di halaman kantor Bupati, Senin, 22/12.

Harusnya, lanjut Syahrir, yang perlu dicermati dan menjadi pemikiran bersama adalah sudah siapkah para bakal calon ketika berhasil terpilih nantinya melaksanakan pemerintahan. Seberapa matang, Calon Kepala Desa terpilih untuk bisa menjalankan program-program pembangunan sesuai dengan anggaran yang digelontarkan ke-Desa.

“Ini semua harus menjadi pemikiran kita bersama, karena menjadi pemimpin itu tidak mudah, melaksanakan program yang bermanfaat dan tidak melanggar sendi-sendi yang ada bukan pekerjaan biasa, apalagi untuk pemerintahan Desa kedepan akan diberikan anggaran desa dari pemerintah pusat,” pungkas Wabup.

“Ini, saya mau ke-Jakarta untuk pertemuan di Kementerian Desa, termasuk salah satunya adalah untuk membicarakan hal-hal yang dianggap penting nantinya dalam pelaksanaan pemerintahan desa,” terang Syahrir.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa / Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri mengungkap bahwa kedepan setelah pelaksanaan Pilkades pemerintah kembali akan mengajukan Ranperda menyangkut tentang pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan serta Ranperda yang mengatur tentang pengelolaan anggaran Desa.

“Saat ini memang, kami baru mengajukan Ranperda tentang tata cara pelaksanaan pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa ketingkat DPRD. Itu hanya hanya mengatur tentang Pilkades saja. Untuk aturan-aturan lainnya akan kami usulkan lagi ketingkat Dewan,” pungkas Syamsul.

Penulis : Nur Asri, SH