Wajo Juara Pertama, Makassar, Palopo dan Gowa Kalah Bersaing

“Dalam Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Propinsi  Sulsel”
50 x 76 Cm

Kepala BPMPDK Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri bersama istri, Ibu Dr Suryana, Kepala Puskesmas Wewangrewu

Wajo, MC – Kelurahan Tancung Kecamatan Tanasitolo berhasil terpilih sebagai juara pertama dalam lomba desa dan kelurahan tingkat propinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Itu berdasarkan kawat surat Keputusan Gubernur Sulsel tentang penetapan pemenang Perlombaan Desa dan kelurahan tingkat propinsi Sulawesi Selatan pertanggal 24 Juni 2015.

Kelurahan Tancung terpilih menjadi juara dan menyaingi beberapa kabupaten/kota lainnya termasuk kota Makassar yang hanya bisa berada diposisi kedua dan kota Palopopada posisi ketiga.

Menyusul kabupaten Luwu Utara hanya bisa meraih juara harapan I, Kabupaten Gowa yang notabene lebih dekat dengan kota Makassar hanya bertengger diposisi harapan II dan kabupaten Barru sebagai juara harapan III.

Sementara untuk beberapa kabupaten/kota lainnya seperti Pare-pare, Maros dan beberapa kabupaten lainnya seperti Takalar, Jeneponto, Soppeng dan Bantaeng tidak berhasil meraih juara dalam perlombaan ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo mengungkap bahwa keberhasilan yang diraih oleh kelurahan Tancung tersebut tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan Bupati Wajo bersama Wakil-nya (A Burhanuddin Unru dan A Syahrir Kube Dauda).

Jauh hari sebelum penilaian, Bupati bersama Wakil Bupati tak hentinya memberikan petunjuk dalam hal penataan dan pemenuhan indikator penilaian. Terlebih, kata Ancu (sapaan Syamsul Bahri), Wakil Bupati dalam hal ini A Syahrir Kube Dauda memiliki basic kuat tentang penataan desa dan kelurahan.

Lanjut, dijelaskan bahwa setelah adanya surat kawat yang berisi nama desa dan kelurahan serta kabupaten/kota pemenang lomba, maka pemerintah kabupaten Wajo dalam hal ini menunggu jadwal penerimaan penghargaan yang akan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Dengan prestasi itu pula, maka yang berhak untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam lomba tingkat nasional adalah kelurahan Tancung.

“Kalau untuk lomba tingkat nasional, kita masih menunggu informasi, apakah pemerintah pusat akan melaksanakannya atau ada petunjuk lain. Intinya disini adalah ketika pemerintah pusat melaksanakan lomba desa dan kelurahan, maka yang berhak untuk membawakan nama Sulawesi Selatan adalah Kabupaten Wajo, bukan kabupaten lain,” ujar Ancu. (aci)