Warga Danai Tanggul Jebol, Bupati Wajo Beri Acungan Jempol

DSC_2376(1) Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru bersama Dandim 1406 Wajo, Letkol Arm Sarkistan Sihaloho dan beberapa Kepala SKPD terkait pertanian memantau hasil pekerjaan perbaikan tanggul jebol oleh warga

Wajo, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru beri acungan jempol kepada masyarakat atas terlaksananya perbaikan tanggul jebol yang terjadi di dusun Callaccu desa Kalola kecamatan Maniangpajo, beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Wajo ini merasa bangga atas inisiatif masyarakat melakukan perbaikan dengan menggunakan dana partisipatif tanpa bantuan pemerintah.

Menurutnya, inisiatif yang terbangun dari para tokoh masyarakat tersebut untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya patut menjadi contoh dan mendapat penghargaan dari pemerintah.

“Selaku pemerintah, saya merasa bangga atas kepedulian masyarakat mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan tidak sepenuhnya mengandalkan pemerintah, itu bukti bahwa nilai gotong royong ditengah masyarakat masih terpelihara dan itu patut diberi penghargaan,” ujar Bupati dihadapan ratusan masyarakat usai memantau hasil pekerjaan perbaikan tanggul jebol.

Ditambahkan, sejak awal pemerintah telah mengupayakan untuk mencarikan cara agar tanggul yang jebol dan berpotensi merusak ribuan hektare lahan persawahan tersebut bisa tertangani.

Hanya saja, dalam pelaksanaannya, pemerintah terkendala sumber penganggaran dan tidak ingin melanggar rambu-rambu yang ada.

Burhanuddin bahkan mengaku pernah menghubungi pemerintah pusat untuk turun melakukan perbaikan namun belum bisa terlaksana dalam waktu dekat, sementara, resiko yang dihadapi ketika tanggul ini tidak diperbaiki cukup besar dan berdampak terhadap produksi pertanian.

“Untung-nya masyarakat mengambil tindakan dan berinisiatif melakukan perbaikan dengan menggunakan dana sendiri sehingga resiko yang tadinya menjadi ketakutan akibat tanggul jebol tersebut bisa terantisipasi,” ulas Bupati.

Sementara itu, Ketua P3A kecamatan Maniangpajo, Wa Medang mengungkap bahwa dana partisipatif yang digunakan untuk perbaikan tanggul jebol tersebut sebesar 50juta lebih.

Dana itu, kata Wa Mejang, adalah dana talangan dari beberapa tokoh masyarakat yang peduli akan resiko yang terjadi bila tanggul tersebut tidak segera diperbaiki.

“Namun demikian, semua itu tidak terlepas dari petuah dan saran dari Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru sehingga pekerjaan perbaikan tersebut bisa terlaksana tanpa menunggu bantuan dari pemerintah pusat,” ujar Wa Mejang.

Penulis : Nur Asri