Warga Desa Botto Keciprat Bantuan Rp 60 Juta, Bupati Bantu Pembangunan Mesjid

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru didampingi Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi saat meresmikan penggunaan PAMSIMAS di Desa Botto Kecamatan Takkalalla

Wajo, MC – Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru menyerahkan bantuan pembangunan untuk mesjid sebesar Rp 60 juta kepada masyarakat Tosewo, Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Selasa, 6/2.

Bantuan yang diserahkan ini bersumber dari bantuan APBD sebesar Rp 35 juta dan APBDes sebesar Rp 25 juta.

Selain bantuan mesjid, Bupati kesempatan itu juga meresmikan pembangunan PAMSIMAS yang berlokasi dipermukiman warga setempat.

Kepada warga Bupati berharap agar bantuan pembangunan mesjid dipergunakan sebaik mungkin. Ia mengungkap bahwa bantuan yang diserahkan kepada warga desa tersebut merupakan bantuan perdana setelah beberapa tahun terakhir dipusatkan penganggarannya untuk pembangunan mesjid raya Ummul Qura Sengkang.

“Alhamdulillah, bantuan ini merupakan bantuan perdana ditahun 2018 ini dan kedepan kita akan kembangkan kembali program tersebut setelah sebelumnya pemerintah terfokus pada pembangunan mesjid raya Ummul Qura Sengkang”, ungkap Bupati.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru serahkan bantuan pembangunan mesjid kepada Kepala Desa Botto Ambo Asse

Begitupula dengan pembangunan PAMSIMAS, Bupati mengungkap bahwa program tersebut telah berjalan sejak periode awal kepemimpinannya di Wajo dan terus berlanjut hingga saat ini.

Menurutnya program penyediaan air bersih dan penyediaan sanitasi berbasis masyarakat tersebut telah terbangun pada 96 desa se kabupaten Wajo dengan jumlah rumah sasaran sebanyak 7.101 sambungan.

“Anggaran yang digunakan bersumber dari APBN sebesar Rp 20 milyar dan Rp 5 milyar dari APBD. Masing-masing desa dialokasikan anggaran pembangunan sebesar Rp 350 juta”, terang Bupati.

Kades Botto Ambo Asse serahkan bantuan pembangunan mesjid kepada Ketua Pengurus Mesjid Taqwa Desa Botto H Tahari Dg Ngawing

Pada hari yang sama bertempat dikantor kecamatan Bola dan Takkalalla Bupati dua periode ini menggelar dialog bersama ratusan tokoh masyarakat dalam acara Musrenbang tingkat kecamatan.

Kesempatan itu Bupati mengajak warga untuk mengungkap kendala yang dihadapi, khususnya berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, keagamaan serta keamanan dan ketertiban masyarakat. (MC)