Warga Doping Keluhkan Distribusi Air

Wajo, MC – Distribusi air masyarakat Doping Kecamatan Penrang dikeluhkan, pasal-nya, sejak di-dirikan empat tahun lalu, masyarakat mengaku tidak menikmati secara maksimal.

Salah seorang masyarakat menuturkan distribusi air minum belakangan ini tersendak. Bahkan, untuk mendapat air se-ember saja warga kewalahan, belum lagi bak penampungan yang nota bene adalah milik masyarakat diduga dimanfaatkan secara pribadi oleh Dedi salah seorang warga yang kebetulan halaman rumah-nya ditempati bak penampungan.

“Distribusi air dari penampungan milik pemerintah itu dijadikan milik pribadi, sejak dibangun, kami belum bisa menikmati secara maksimal, untuk mendapat air se-ember saja sangat sulit,” kata warga yang nama-nya enggan dipublikasi-kan ini, beberapa hari yang lalu.

Anggota DPRD Wajo, Baso Oddang SE, terkait laporan warga itu mengungkap untuk memanggil lembaga dan warga terkait. Menurut-nya hal itu akan dijadikan pembahasan komisi karena menyangkut kepentingan umum.

“Kita akan undang lembaga dan warga terkait untuk membahas permasalahan tersebut. Insya Allah satu dua hari ini kami layangkan surat. Permasalahan ini menjadi perhatian karena menyangkut kepentingan masyarakat umum dalam hal ketersediaan air minum,” pungkas Baso.

Lanjut dikatakan, penempatan bak penampungan tersebut awal-nya untuk dimanfaatkan oleh masyarakat doping dan sekitar-nya, dalam pendistribusian-nya, masing-masing warga berhak menerima.

“Masing-masing warga punya KWh air, namun berdasarkan informasi dari warga tidak menerima aliran air, dan itu akan kami tindak lanjuti,” terang Baso. (aci)