Warga Keluhkan Aksi Ugal-Ugalan Pengendara

Wajo, MC – Aksi ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengendara motor di jalan raya di Sengkang menuai kritikan dari warga pengguna jalan. Warga mengaku resah, karena aksi yang kebanyakan dilakukan oleh anak usia remaja ini kurang mendapat penanganan dari aparat terkait.

Menurut warga, maak-nya aksi ugal-ugalan pengendara ini karena petugas terkesan melakukan pembiaran dan tidak melakukan penertiban di-jalan sehingga pengendara berani ugal-ugalan dan melakukan aksi atraktif dijalan.

Seperti yang diutarakan oleh Doni, warga Kota Sengkang, baru-baru ini. Menurut-nya, kerawanan jalan raya yang terjadi belakangan ini karena kurang maksimal-nya petugas melakukan penertiban di-jalan.

Seperti aksi ugal-ugalan yang sering ditemukan pada sore dan malam hari di Kota Sengkang. Pengendara sering balap-balapan di-jalan, aktraktif dengan bermacam aksi-nya di jalan raya. Hal itu dianggap rawan karena bisa mengakibatkan terjadi-nya kecelakaan.

Contoh lain, kata Doni, saat pelaksanaan gerak jalan indah siswa sekolah, baru-baru ini. Kendaraan bisa masuk ditengah barisan siswa sehingga menabrak siswa. Begitupula dengan mobil ambulance yang melintas ditengah barisan anak sekolah saat karnaval.

“Kenapa kendaraan-kendaraan ini bisa masuk ditengah kerumunan, Itu bukti kurang maksimal-nya aparat melakukan penertiban dan pengawasan dijalan raya,” terang warga ini.

Seharus-nya lanjut Doni, aparat dalam hal ini Satlantas Polres Wajo dan Dinas Perhubungan mencermati kondisi tersebut. Terlebih, hal itu bisa membawa kerawanan kondisi jalan raya.

“Selain itu, khusus pengendara motor dari kalangan remaja juga perlu mendapat perhatian dari orang tua-nya. Jangan karena gengsi, sebebasnya membiarkan anak-nya berkendara tanpa pengawasan ketat. Begitupula dengan sopir kendaraan darurat misalkan ambulance, agar bisa mengendalikan diri. Dipahami bahwa yang dibawa-nya butuh penanganan, namun jangan karena ulah-nya dijalan membuat kerawanan terhadap nyawa pengguna jalan lain-nya,” pungkas Doni. (aci)