Warga Korban Kebakaran Tolak Relokasi

Wajo, MC – Sehari setelah musibah kebakaran di pasar Sentral Sengkang, ratusan pemilik losd sepakat untuk tidak di-relokasi meski hanya untuk sementara.

Menurut mereka, relokasi seperti yang direncanakan oleh pemerintah justru memberatkan beban mereka dan memilih untuk memperbaiki sendiri losd-nya untuk digunakan secepat-nya.

H Rafi Padu, salah seorang perwakilan penjual dipasar sentral mengungkap hal itu, Rabu 15/10 malam kemarin. Dikatakan, kesepakatan itu lahir dari hasil rembug dengan sekitar 400 penjual korban kebakaran.

“Kami sudah sepakat untuk bersihkan kembali losd dan menolak untuk di-relokasi. Hal itu menjadi keputusan bersama dengan pertimbangan untuk mengurangi beban yang diderita oleh para warga pasar Sentral,” ungkap H Rafi, Rabu, 15/10.

Meski demikian, kata Rafi, penyebab terjadi-nya kebakaran tidak lagi dipermasalahkan dengan asumsi bahwa hal itu sebuah musibah.

“Kami sudah sepakat untuk tidak permasalahkan penyebab terjadi-nya kebakaran, yang penting bagi kami adalah bagaimana aktifitas kami bisa berjalan kembali secepat-nya,” tutur Rafi.(aci)