Warga Ungkap Kasus Pembunuhan, Polres Wajo Beri Penghargaan

IMG-20150709-00439 Kapolres Wajo, AKBP Muh Guntur saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Ambo Lala

Wajo, MC – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Wajo, AKBP Muh Guntur menyerahkan penghargaan kepada salah seorang warga atas dedikasi yang diberikan dalam mengungkap kasus pembunuhan anak dibawah umur yang terjadi di Atapange kecamatan Majauleng, Sabtu, 27/6 lalu.

Penghargaan yang diberikan berupa piagam, cap dan ditandatangani oleh Kapolres Wajo berikut dengan legalitas kepolisian.

Sebut saja nama warga ini adalah Ambo Lala bin Ambo Ako, umur 45 tahun dan bekerja sebagai seorang petani. Ambo Lala juga adalah warga desa Sakkoli kecamatan Sajoanging dan masih merupakan keluarga dekat korban.

“Penghargaan ini adalah bentuk ucapan terima kasih atas dedikasi Ambo Lala membantu kepolisian mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Wajo,” ujar Kapolres disela acara penyerahan penghargaan.

Atas bantuan warga ini, sambung Guntur, kedua pelaku berhasil ditangkap dan diamankan kurang dari 24 jam.

Bagi kepolisian, pengungkapan kasus dan penangkapan pelaku dengan range waktu kurang dari 24 jam adalah hal luar biasa dan sulit dilakukan tanpa bantuan warga.

IMG-20150709-00438“Untuk itu, pihak kepolisian memberikan penghargaan kepada saudara Ambo Lala atas keberaniannya mengungkap kasus tersebut,” terang Guntur kembali.

Penyerahan piagam penghargaan dilakukan langsung oleh Kapolres Wajo, AKBP Muh Guntur kepada Ambo Lala usai mengikuti acara Dialog Safari Ramadhan di Kecamatan Majauleng, Kamis petang, 9/7 kemarin.

Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru bersama jajaran Muspida, para Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa serta para tokoh masyarakat se kecamatan Majauleng menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut.

Sekedar diketahui, Ambo Lala pada kasus tersebut berkontribusi penuh mengungkap dan menangkap dua orang pelaku yakni Irfan alias Cippang (21) dan Anca (19).

Kedua remaja ini tega menghabisi nyawa Angga, anak umur 13 tahun, warga Sakkoli kecamatan Sajoanging dengan menggunakan sebilah parang. Info yang diperoleh, pelaku nekat melakukan perbuatan-nya karena ingin merampas kendaraan roda dua milik korban. (aci)