Waspadai Gerakan Radikalisme Agama

Kegiatan pembinaan isu-isu aktual keagamaan di Kabupaten Barru

Barru, MC – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Husain Abdullah, membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Isu-isu Aktual Keagamaan di Aula Kantor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Barru, Kamis, 7/5 kemarin.

Dalam sambutannya bahwa isu-isu keagaaman semakin marak di tanah air, ini bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat karena isu-isu agama bisa menjadi senjata dan isu keagamaan adalah isu yang paling rawan menimbulkan perpecahan di tengah umat beragama karena penafsiran keagamaan yang sempit yang kemudian mengancam kelompok agama yang memiliki tafsir berbeda.

Penafsiran sempit itu, kata Husain, bisa mengancam toleransi, malah sampai pada aksi kekerasan, baik kepada antarumat beragama, maupun antara sesama penganut agama yang sama.

Setelah itu kepala Kantor kementrian agama langsung membawakan materi (kebijakan pemerintah dalam pembinaan faham keagamaan) sebagai panelis pertama, kemudian KAPOLRES Barru membawakan materi mnegenai (Aspek penegakan hukum terhadap faham-faham radikalisme) sebagai panelis kedua dan MUI Kabupaten Barru G.H. Amiruddin Usman, Lc. (Mengurai akar masalah munculnya radikalisme beragama).

Kegiatan di selenggarakan oleh penyelenggarah syariah Kementrian Agama Kabupaten Barru dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Barru didukung oleh PC. GP. Ansor Barru, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Barru dan Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Barru.

Ketua panitia penyelenggara, Muhammad Idris dalam sambutannyamengungkap bahwa banyaknya isu-isu juga disebabkan munculnya gerakan-gerakan keagamaan.

“Hal ini perlu disikapi secara bijak oleh para tokoh agama khususnya di kabupaten Barru, semua harus waspada terhadap gerakan radikalisme, agama” ujar Idris. (Rahmat)