Wow…UNBK Santri di Wajo Gunakan ANDROID

Wajo, MC – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd bersama Kepala Seksi GTK Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Wahyuddin Hakim, M.Pd beserta rombongan memantau pelaksanaan UNBK-MA dan USBN-MTs di Wajo.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Madrasah Aliyah (MA) ini dilaksanakan secara bersamaan dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs.) di Kabupaten Wajo dari tanggal 9-13 April 2018.

Yang istimewa dalam pelaksanaan ujian Tahun Pelajaran 2017/2018 ini adalah USBN yang berbasis Komputer dan Android di seluruh Madrasah Tsanawiyah, dimana sebagian besar MTs termasuk SMP melaksanakan dengan berbasis kertas dan pensil (KP).

Turut mendampingi dalam pemantauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Dr. H.M Arsyad Ambo Tuo, M.Ag, Kepala Subbag Tata Usaha H.M. Hasbih, M.Si., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs. H.M. Idman Salewe, M.Th.I dan Tim Teknis CBT Madrasah Kankemenag Kab. Wajo Hamzah Alias, S.S., M.Pd beserta segenap Pelaksana Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Wajo.

Hj Yuspiani mengapresiasi terobosan dan inovasi yang telah dilakukan oleh Kankekemenag Wajo, karena menurutnya telah berani tampil beda dengan yang lainnya, bukan hanya melaksanakan Ujian Berbasis Komputer (UBK) akan tetapi madrasah di Wajo selangkah lebih maju karena berbasis ANDROID. Bahkan ini adalah sesuatu yang baru kita dengar dan patut kita beri applause buat Pak Kandep, puji Ibu Kabid.

“Pak Kandep, hal ini sudah saya laporkan kepada Bapak Direktur Madrasah Kemenag Pusat dan beliau sangat mengapresiasi dan merespon dengan sangat baik bahkan ingin menyaksikan langsung dan sangat terinspirasi untuk menjadikan sebagai program Nasional kedepan, sehingga Bapak Direktur Madrasah kepingin mengundang Proktornya datang ke Jakarta untuk sharing lebih banyak lagi terkait pelaksanaan Ujian yang berbasis ANDROID”, papar Ibu Kabid.

Sementara itu, Kepala Kemenag Wajo, Arsyad AT mengutarakan bahwa USBN Android menjadi alternatif, dikarenakan infrastruktur Madrasah belum sepenuhnya memadai dan disisi lain karena pelaksanaan USBN MTs dan UNBK MA bersamaan sehingga untuk memenuhi kebutuhan Infrastruktur UNBK MA.

Sebagian dipinjam dari MTs, begitu pula sebaliknya nanti pada saat UNBK tingkat MTs maka sebagian lagi di Pinjam dari MA.

“Kepan kami berharap adanya bantuan Infrastruktur dari Pusat kiranya Madrasah di Kab. Wajo tidak ada lagi yang menumpang”, ujarnya.

Untuk selengkapnya, rekaman video arahan dan statement Ibu Kabid Penmad dapat disimak via link you tube berikut ini : https://www.youtube.com/watch v=r7ISUZbUAGM&feature=youtu.be

Penulis : Hamzah Alias