YP Ogah Maju Pilkada, NDB Menyalip

Ilustrasi Calon Kepala Daerah (Foto : Int)

Wajo, MC – Ketua DPRD Kabupaten Wajo, HM Yunus Panaungi enggan turut serta dalam proses penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar partai golongan karya (Golkar) kabupaten Wajo, 18 – 28 mei 2017 kemarin.

Info yang diperoleh, Wakil Ketua Golkar Wajo ini masih konsen pada tugasnya selaku legislator dan hanya akan maju dalam pemilihan legislatif (Pileg) mendatang.

“Beliau masih terfokus pada tugasnya selaku Ketua DPRD, belum berkeinginan untuk maju dalam Pilkada, kemungkinan hanya akan maju dalam Pileg mendatang”, ujar Ketua Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati usungan partai Golkar, Ir Sukri Rahim.

Namun demikian, dalam kubu partai Golkar pasca tidak bisanya lagi Andi Burhanuddin Unru mencalonkan diri dalam Pilkada, peluang itu ditangkap oleh Sekretaris Golkar, H Nurman Dai Basri (NDB) yang coba uji nyali maju sebagai bakal calon Wakil Bupati. Secara kepartaian, NDB dinilai memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

“Di Golkar ada aturan main bagi pengurus yang ingin maju dan mencalonkan diri, seperti masa bakti kepengurusan minimal 5 tahun dan beberapa persyaratan lainnya. Nah, peluang itulah kemudian yang dimanfaatkan oleh NDB sehingga mendaftarkan diri, dan itu sah-sah saja”, tutur Sukri.

Untuk diketahui proses penjaringan balon bupati dan wakil bupati usungan partai Golkar menempatkan 5 kandidat sebagai pendaftar balon Bupati dan 3 balon wakil bupati.

Masing-masing dinyatakan resmi mendaftar setelah melakukan proses pengembalian formulir. Komposisinya didominasi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pengurus dan Fungsionaris Partai.

Diantaranya ; Andi Syahrir Kube Dauda, Dr Baso Rahmanuddin dan Andi Fadillah Burhanuddin yang saat ini masih berstatus PNS.

Sementara dari kalangan politisi terdapat beberapa nama seperti ;  Amran Mahmud yang juga Ketua Partai Amanat Nasional (PAN), Andi Syahrial Makkuradde Ketua Partai Hanura, Rahman Rahim Ketua Partai Demokrat, H Nurman Dai Basri Sekretaris Partai Golkar dan Ridwan Angka yang sekarang ini aktif selaku fungsionaris Partai Golkar. (Red/MC)